Agen Poker Online – Wanita Ini Muntah Kotoran Sendiri Akibat Salah Operasi

Agen Poker Online – Wanita Ini Muntah Kotoran Sendiri Akibat Salah Operasi, seorang perempuan asal Inggris mengaku begitu tersiksa usai menjalani operasi. Kotoran yang semestinya dikeluarkan lewat saluran pembuangan ini malah keluar dari mulut.

Agen Poker Online

Agen Poker Online

Seperti yang dilansir, perempuan itu diketahui bernama Kelly Yeoman. Sebelum mengalami kejadian aneh tersebut, dirinya sempat menjalani operasi bedah kecil.

Ternyata, terdapat kesalahan besar saat operasi berjalan. Di duga, pisau bedah yang digunakan oleh dokter membelah usus besar Kelly Yeoman dan menyebabkan organ tersebut tak berfungsi.

Agen Poker Terpercaya

Sekedar informasi, usus besar adalah bagian terakhir dalam proses pencernaan sebelum akhirnya kotoran dibuang lewat anus.

Akibat kesalahan operasi, ampas makanan yang seharusnya dibuang malah keluar dan menyebar ke seluruh tubuh. Maka dari itu tak heran jika Kelly Yeoman harus muntah kotoran.

Menurut keterangan yang ada, perempuan malang itu tak dapat buang air besar selama 15 minggu terakhir.

“Ia selalu memuntahkan makanan yang baru ia makan. Parahnya, makanan tersebut keluar bersama kotorannya sendiri. Kini ia tengah berjuang,” tulis keterangan di situs penggalangan dana, Go Fund Me dengan judul ‘Krisis Kelly’.

Lewat uji x-ray yang dibagikan pada halaman Facebook-nya, terdapat banyak kotoran yang sudah sampai di bagian dada. Saat ini, Kelly Yeoman masih dirawat di Southmead Hospital untuk penanganan serius.

Melihat kondisi ini, banyak orang yang tergerak hatinya untuk mengumpulkan uang sebesar 10 ribu poundsterling atau setara dengan Rp 179 juta. Nantinya, uang ini akan digunakan untuk biaya rumah sakit dan operasi lainnya.

Sehari-hari, wanita berusia 34 tahun ini bekerja sebagai peternak kuda. Beberapa kerabat menggambarkan sosok Kelly Yeoman sebagai wanita muda yang cantik, cerdas dan penuh kegembiraan.

Posted By: AladinDomino

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *